Di hari terakhir di tahun 2022 ini aku nggak ketinggalan bakalan share buku-buku yang sudah aku baca di sepanjang bulan Desember ini. Jumlahnya lumayan meningkat daripada bulan November kemarin dan aku seneng aku bisa baca beberapa novel yang jadi wishlistku di bulan ini.
Kalau kalian penasaran judul apa saja yang aku baca di bulan ini, keep on reading!~
Winter in Tokyo: When Another Winter Comes - Ilana Tan
Judul yang pertama ini itu bisa dibilang novela dari cerita Winter in Tokyo, tapi ini lebih mengarah pada proses produksi film Winter in Tokyo itu sendiri. Aku pribadi cukup sering mendengar nama Ilana Tan beserta karya-karyanya tapi aku belum pernah baca satu pun judul dari Ilana Tan. Dan waktu itu aku nemu buku ini di perpustakaan jadi aku putusin buat baca. Membaca buku ini menurutku sedikit banyak bikin aku melek sama dunia perfilman karena emang digamblangin banget di sini. Mulai pengetikan naskah film, pemilihan tempat, audisi cast, sampai tahap pemasaran. Dan buku ini juga bikin aku pengen baca Winter in Tokyo jadinya. Semoga suatu saat kesampaian deh. Dan untuk judul ini aku kasih 4 dari 5 bintang.
Ulul Azmi: Kisah 5 Nabi Pilihan - Yuyun

Judul kedua ini adalah graphic novel, dan sesuai dengan judulnya, buku ini berisikan kisah 5 Nabi Ulul Azmi. Aku pribadi dengan adanya graphic novel ini mulai diingatkan lagi dengan kisah-kisah nabi yang ada di sini. Mungkin selama ini kita cuma dengar atau baca beberapa kisah para nabi, tapi ketika dibikin graphic novel seperti ini kita mendapatkan gambaran lebih jelasnya. Gambar di sini juga detail banget dan aku suka di beberapa bagian gambar pohon-pohonnya tuh seolah nyatu padahal itu diambil dari POV yang berbeda. Ini aku pinjem juga dari perpustakaan sekolah ya. Tapi sayangnya masih banyak kata-kata typo di sini dan kok kayaknya berat banget ya mau nambahin koma maupun titik, jadi bacanya agak ngos-ngosan. Graphic novel ini juga lumayan tebal, sekitar 400an halaman. Dan aku nggak tau kenapa merasa semakin ke belakang ceritanya semacam terburu-buru gitu. Aku pernah review buku ini di blog
Review Graphic Novel Ulul Azmi jadi kamu bisa cek di situ. Tapi overall aku kasih 4 dari 5 bintang buat judul yang ini.
Ceros dan Batozar - Tere Liye

Selanjutnya aku membaca buku ke 4,5 dari serial Bumi yang sudah lama aku nggak lanjut. Aku sempet nggak percaya bisa ketemu lagi dengan kawan-kawan kita di serial ini, karena terakhir kali aku baca serial Bumi itu di buku Bintang dan itu aku baca di bulan September 2021. Jadi udah satu setengah tahun nggak ketemu sama Raib, Ali, dan juga Seli di sini. Di judul yang ini ada dua bagian gitu yaitu Ceros dan Batozar, sesuai dengan judulnya. Di bagian pertama kita bakalan ngikutin petualangan mereka yang mana bermula dari alat buatan Ali mendeteksi adanya bahaya beberapa puluh kilometer di bawah permukaan bumi, dan singkat cerita mereka akhirnya melakukan perjalanan ke sana dan menemukan "mimpi buruk" yang nggak pernah mereka sangka. Sementara di bagian kedua kita bakal ngikutin cerita Pengintai Terbaik dan yang paling dicari-cari di klan Bulan yang ceritanya sedang meloloskan dirinya. Jujur novel ini cukup bikin mengaduk-aduk emosi terutama ada bagian yang bikin terharu juga. Dan nggak kaleng-kaleng, aku langsung kasih 5 dari 5 bintang buat novel ini. Judul kedua dari serial Bumi yang kukasih rating 5 setelah Bulan.
Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin - Tere Liye

Judul selanjutnya ini juga jadi wishlistku dan aku nemu di perpustakaan juga jadi nggak nyia-nyiain kesempatan aku langsung pinjem judul yang ini. Dan aku sedikit bingung setelah membaca novel ini, karena novel ini agak di luar ekspektasi tapi di satu sisi nggak sesuai ekspektasi. Novel ini beberapa waktu ke belakang cukup hype karena "rumor" yang cukup nggak enak terkait isi buku ini. Bahkan mungkin buat kamu yang cukup updated dan punya aplikasi twitter tahu ramainya novel yang ini. Sebenarnya secara narasi dan alur novel ini cukup oke, selayaknya novel-novel lain dari Tere Liye. Tapi bisa kubilang novel ini yang paling menguras dan mengaduk emosi dari sekian novel Tere Liye yang pernah kubaca. Aku pernah bahas lengkap di
Review Novel Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin jadi kamu bisa cek di situ ya untuk cari tahu lebih lengkap tentang novel ini. Dan aku kasih novel ini 3,8 dari 5 bintang dan aku rekomendasiin buat kamu yang lagi cari bacaan yang bikin gemes.
Hello, Cello. - Nadia Ristivani
Selanjutnya ini adalah novel adaptasi AU pertama yang aku baca, karena aku emang belum pernah baca AU baik yang dalam versi chat di twitter atau dalam bentuk cetak. Well, ini sama halnya seperti novel-novel romance lainnya yang pernah kubaca di mana bertemunya laki-laki dan perempuan yang lama kelamaan akan merasakan ikatan satu sama lain. Tapi jujur aku sukanya novel ini karena nggak yang merasa terburu-buru, dan nggak ada satu pihak yang "agresif" untuk mendapatkan salah satu yang lain. Meskipun memang kalau dipikir-pikir cerita ini masih tergolong too good to be true, tapi menurutku cerita ini cukup oke dibandingkan novel-novel adaptasi Wattpad. Aku sudah pernah review novel ini di
Review Novel Hello, Cello. jadi kamu bisa cek di situ untuk cari tahu lebih lengkapnya ya! Dan aku mau kasih 3,8 dari 5 bintang untuk novel yang ini.
Greyfriars Bobby - Eleanor Atkinsons

Judul selanjutnya adalah novel klasik, yang lumayan lama juga aku nggak baca novel klasik. Dan bisa kubilang ini adalah novel klasik favoritku sampai sekarang. Bercerita tentang anjing putih kecil bernama Bobby yang selalu mengikuti seorang gembala tua bernama Auld Jock bahkan hingga tuannya itu meninggal, anjing kecil ini masih setia menemani di pekuburannya. Sampai-sampai kisahnya ini dikenal di seluruh Edinburgh hingga merogoh perhatian salah satu wanita bangsawan di London. Jujur, aku nggak menyesal membaca ini menuju akhir tahun karena cukup menghangatkan dan mengharukan. Meskipun klasik, aku bener-bener menikmati kata demi katanya yang cantik yang kucup abis. Aku waktu itu iseng ngecek di Google mengenai Edinburgh yang menjadi latar tempat novel ini, dan aku terpukau dan kaget bahwa hampir semua yang ditulis ada di sana, termasuk patung Bobby yang didirikan yang bener-bener ada di novel ini. Membaca novel ini seolah mendapatkan pelajaran sejarah yang dikemas dengan cara unik. Review lengkapnya bisa kamu cek di
Review Novel Greyfriars Bobby ya. Dan aku kasih 5 bintang sempurna buat novel ini. Bener-bener bacaan akhir tahun yang berkesan.
My Name is A vol. 1 - Chikara Kimizuka & Yen Hioka

Judul terakhir yang aku baca yaitu komik, setelah lumayan lama juga nggak baca komik. Judul yang ini tuh sering banget nengger di toko buku untuk volume ke-2 dan 3 nya yang mana cukup jarang ada volume pertamanya. Dan kebetulan banget ketika aku ke toko buku lagi, ada volume pertama dari judul yang ini jadi langsung aku samber dan baca saking penasarannya. Ceritanya cukup mindblowing dan di beberapa bagian cukup menjijikan. Bercerita tentang Takashi yang membunuh wali kelasnya dengan Sasaki, teman perempuannya, menjadi saksi. Namun Takashi memilih bungkam dan tidak memberitahu alasannya membunuh sehingga membuat banyak orang menghindarinya. Sepanjang membaca lumayan tegang dan bikin penasaran dengan kelanjutannya, dan aku merasa juga ketika klimaksnya selesai mulai menurun intensitas ceritanya. Well, ini kayaknya bakalan menjadi salah satu seri yang aku ikutin. Semoga. Kamu bisa cek untuk reviewnya di
Review Komik My Name is A. Untuk komik yang ini aku kasih 4,7 dari 5 bintang.
Oke itu tadi adalah buku-buku yang kubaca di bulan Desember ini. Menutup tahun dengan bacaan bervariasi yang cukup enjoy juga bacanya. Kamu sendiri sudah baca berapa judul Desember ini? Bisa tulis di kolom komentar di bawah ya! Aku akhiri dulu blognya sampai sini dan kita akan ketemu di blog selanjutnya di tahun depan! Selamat tahun baru tahun 2023!
Comments
Post a Comment