Skip to main content

Bacaan di Bulan Oktober 2022, Mulai Dari Puisi Sampai Self Help

Bulan Oktober ini layaknya bulan Oktober tahun lalu, aku banyak membaca novel dengan genre horor, biar keliatan afdal aja gitu ya. Dan aku seneng karena lumayan banyak beberapa novel underrated yang kubaca dan ternyata menarik. Selain itu aku juga membaca beberapa buku non-fiksi! Wah beragam banget ya ternyata.

Jadi kalau kamu penasaran buku-buku apa saja yang sudah aku baca di bulan ini? Langsung saja kita mulai~



The Raven - Edgar Allan Poe
Mungkin kamu juga sudah nggak asing ya sama nama penulis satu ini. Salah satu penulis cerita horor yang cukup terkenal. Aku pribadi sudah punya ebook dari buku ini di Google Play Books dari tahun lalu dan baru punya kesempatan baca sekarang, padahal isinya puisi. Aku pertamanya ngira kalau ini cerita pendek gitu tapi ternyata aku salah. Membaca puisi di sini aku memang bisa merasakan nuansa dark tapi sayangnya aku kurang paham apa yang terjadi di dalam sini. Bahkan aku mencoba baca sampai dua kali tapi tetep aja nggak paham, jadi ya sudah lah ya, hahaha. Jadi untuk judul yang ini aku cuma bisa kasih 3,5 dari 5 bintang saja.

Alias - Ruwi Meita 
Penulis Ruwi Meita juga sepertinya sudah tidak asing ya buat temen-temen, dan ini adalah karya pertama dari Ruwi Meita yang aku baca. Dan aku suka dengan judul yang satu ini. Bercerita tentang Jeruk Marsala, seorang penulis romance terkenal sampai-sampai karyanya sudah ada yang masuk layar kaca. Namun beberapa waktu yang lalu posisi Jeruk sempat terancam dengan adanya penulis baru bernama Rinai yang menulis cerita horor. Seketika pasar menjadi berbelok pada cerita horor yang membuat beberapa perusahaan film mulai memburu Rinai. Sosok Rinai tidak pernah muncul di media massa bahkan tidak diketahui sampai saat ini. Hingga suatu kejanggalan mulai muncul yang membawa korban berjatuhan, yang meniru apa yang ada di dalam buku Rinai. Impresiku novel ini keren, dibalut narasi yang apik dan page turner, serta plot twist yang gila aku nggak nyangka banget. Aku sudah pernah membahas novel ini di. Dan untuk ratingnya aku mau kasih 4 dari 5 bintang.

Bleeding Survivor - Jacob Julian
Waktu pertama kali melihat cover aku sebenarnya nggak berekspektasi apa-apa, malahan aku sedikit menerka-nerka apa maksud dari judul tersebut. Novel ini bercerita tentang Peter Mitt, anak laki-laki kelas 10 SMA yang mendapatkan bullying yang cukup parah dari senior-seniornya. Sekolahnya yang digadang sebagai sekolah elit di kota tempat tinggal Peter justru nggak tahu menahu soal bully ini. Masyarakat luar hanya menganggap bahwa sekolah itu adalah sekolah kelas atas dan siswa-siswa yang keluar dari situ karena alasan tidak tahan dengan bully justru dicap bodoh. Hingga suatu hari Peter membuat perjanjian dengan Jin yang menuntunnya pada kekacauan. Dan setelah membaca sampai selesai barulah aku paham makna dari judul novel ini. Saran aku novel ini dibaca untuk SMP akhir atau SMA ya, meskipun tulisannya novel remaja, karena kamu akan menemukan darah di mana-mana di novel ini. Dan menurutku covernya tampak seperti rumah berhantu yang kayaknya kurang cocok deh, soalnya settingnya di sekolah gitu. Tapi untuk novel ini aku juga kasih 4 dari 5 bintang.

Mob Psycho 100 - One
Selanjutnya yaitu aku baca komik yang sudah lumayan lama aku pengin buat baca. Bercerita tentang Shigeo Kageyama yang kerap disapa Mob, dan dia ini bisa dibilang sebagai cenayang atau di komik ini disebutnya esper. Akan tetapi ternyata kekuatan supernaturalnya itu sering dimanfaatkan orang dan di satu sisi membuat Mob merasa bahwa dirinya berbeda dari yang lain. Selain itu, Mob juga mempunyai batas kemarahan gitu yang mana jika mencapai 100 persen dirinya akan "berbeda". Pesannya menurutku juga cukup dalem ya karena menyelipkan unsur kesehatan mental pada remaja gitu. Akan tetapi aku sepertinya agak kurang nangkep dengan alur cerita secara keseluruhan. Karena di sini tiba-tiba akan menyelipkan hantu-hantuan, action, romance, dan lainnya. Jadi aku agak lost di tengah-tengah membaca komik yang ini. So sorry akhirnya aku cuma bisa kasih 3 dari 5 bintang buat komik ini.

Do: Bakteri yang Selalu Bertanya - Miranda Malonka
Ada kisah singkat sebelum aku memutuskan untuk membaca buku yang satu ini. Berawal dari aku yang gabut di kelas dan coba scrolling Gramedia Digital, akhirnya mengarahkanku untuk membaca judul yang ini. Awalnya aku kira ini non-fiksi tapi setelah kubaca, ini mungkin masuk kategori science-fiction kali ya--tapi nggak fiction-fiction banget. Nahloh. Buku ini berisi perjalanan seekor bakteri bersama Do yang awalnya menceritakan kehidupan koloni-koloninya. Dan seperti judulnya, Do menjadi bakteri yang sering bertanya tugas mereka ini sebenarnya ngapain sih? Dan karena dia adalah bakteri termuda, sering kali dirinya dianggap angin lalu saja. Intinya aku suka dengan bagaimana Do ini mulai menyadari bahwa ada kehidupan di luar sana yang mungkin selama ini nggak pernah disadarinya. Dan kehidupan luas itu pun masih merupakan bagian kecil dari kehidupan luas lainnya. Membaca buku ini selain edukatif juga entertraining sih menurutku. Pesan mengenai tujuan kehidupan juga menurutku oke punya. Jadi fix nggak ada alasan buat aku yang kasih 5 bintang buat buku yang ini.

Filosofi Teras - Henry Manampiring
Melanjutkan dengan buku non-fiksi yang cukup hype beberapa waktu ke belakang dan akhirnya punya kesempatan untuk baca buku yang satu ini. Buat kamu yang bingung ini sebenarnya isinya apa ya? Singkatnya ini adalah buku self help mengenai seni mengatur dan mengolah overthingking dengan menggunakan pendekatan ajaran filsafat Yunani-Romawi kuno, yaitu stoisisme. Tenang aja, nggak ada ajaran-ajaran yang ngarahin kalian ke arah nggak bener selagi membaca buku ini. Penulis dari awal juga sudah aware bahwa stoisisme bukan agama atau patokan, melainkan lebih ke cara atau way of life saja. Jadi itu sudah kembali ke kita masing-masing saja. Aku sudah membahas lengkap banget sampai ke isi tiap bab dari buku ini di blog Review Buku Filosofi Teras jadi kamu bisa cek di situ saja ya. Untuk penilaiannya aku mau kasih 4,5 dari 5 bintang.

Meditations - Marcus Aurelius
Setelah aku membaca Filosofi Teras, aku membaca buku pelopornya nih dari filosofi stoisisme yang cukup terkenal ini. Buku ini aku nemu di Google Play Book seharga Rp 4.000 aja loh! Jadi waktu itu langsung aku beli dan baca. Buku ini berisi catatan-catatan Marcus Aurelius yang dibagi menjadi 12 bagian, yang di sini sih nyebutnya buku 1 hingga buku 12. Aku pribadi suka dengan isi buku ini yang di beberapa bagian cukup ngena dan deep, dan juga cukup mindblowing. Meskipun banyak juga sih yang aku agak hah heh hoh gitu waktu bacanya, hahaha. Yang masih aku ingat sampai sekarang dari buku ini adalah tentang bagaimana hidup ibaratnya kita yang sedang menjadi aktor di panggung teater, dan selesai dengan membawa pencapaian seiring turunnya kita dari panggung. Untuk buku yang ini aku mau kasih 4 dari 5 bintang. Versi terjemahannya bisa kamu baca yang diterbitkan sama Noura Books.

Detektif Conan Movie: Crossroad of the Ancient Capital - Gosho Aoyama
Percaya nggak percaya, ini pertama kalinya aku baca detektif Conan, dan kebetulan banget nemu komik ini di perpustakaan sekolah jadi aku langsung cus pinjam dan baca. Untuk judul yang aku baca ini terbagi menjadi dua yaitu first dan last, dan yang kubaca ini yang first. Entah kenapa di judul yang ini tuh aku tetap disuguhkan dengan sejarahnya Conan itu bagaimana bahkan ada latar belakang yang membuat Conan ini menjadi menciut. Kalau ngomongin kasus, di komik ini menyangkut hilangnya patung di sebuah kuil yang terkunci dan juga misteri kematian seorang petinggi gitu deh, yang diduga menjadi kelakuan semacam buronan yang sekarang lagi dicari-cari. Aku nggak tahu kelanjutannya gimana karena komik ini dicut di bagian yang cukup menegangkan. Dan aku sebenarnya agak merasa aneh kenapa komik ini alurnya lambat banget, dan waktu aku tanya ke teman aku emang Conan tuh lama banget alurnya. Tapi tetap, aku mau kasih 4,5 dari 5 bintang buat komik yang cukup memikat ini!

Ten Hours to Live - Pete Johnson
Ketika pertama kali ngelihat novel ini aku kira awalnya novel thriller, plus kalimat pertama di novel ini cukup meyakinkan dan bikin penasaran gitu. Tapi setelah kubaca ternyata ini adalah novel romance. Singkatnya novel ini bercerita tentang Ben yang bergabung dalam sebuah klub teater, hingga suatu hari dia mengunjungi rumah sahabatnya dan menemukan adiknya yang bernama Sophie menyambutnya. Dari situ Ben mulai sering bercakap dengan Sophie dan menaruh hati padanya, hingga terciptalah hubungan itu. Namun karena satu kesalahan, Ben merasa bahwa dirinya menjadi bodoh karena Sophie mulai meninggalkannya. Plotnya cukup klise dan sering kita temui di novel-novel romance ya. Aku pribadi merasa biasa saja sih dengan novel ini, tapi aku rekomendasikan buat kamu kalau lagi pengen baca buku berbahasa Inggris. Tapi sayangnya aku sampai sekarang kurang ngerti kenapa novel ini diberi judul Ten Hours to Live. Dan aku cuma bisa kasih 3 dari 5 bintang buat novel ini.

Dijamin Bukan Mimpi - Musmarwan Abdullah

Judul terakhir yang aku baca yaitu kumpulan cerita, dan aku baru pertama kalinya beli dan baca kumpulan cerita, dan ternyata aku suka pakai banget. Aku sebenarnya bukan tipikal suka baca kumcer sih tapi kumcer yang satu ini boleh banget untuk dicobain. Di sini bakalan dibagi menjadi empat bagian dengan topik yang berbeda-beda namun masih ada satu benang merah yang sama nih, yang seolah-olah nyatuin kesemua bagian itu. Tagline buku yaitu kumpulan cerita satiris & inspiratif memang bukan sembarangan nulis di situ, karena penulis benar-benar bermain dengan kata-kata dan pikiran pembaca sehingga membuat cerita yang sering bikin kita melongo di beberapa bagiannya. Lewat kumcer ini pula aku bisa belajar beberapa budaya Aceh. Aku benar-benar give applause buat penulisnya karena mampu menuturkan sindiran secara apik di sini. Dan aku mau kasih 5 bintang buat kumcer ini.


Nah itu tadi adalah bacaanku di bulan Oktober 2022. Totalnya ada 10 judul dan cukup bervariatif juga. Kamu sendiri sudah baca berapa buku di bulan ini? Bisa share di kolom komentar ya! Aku akhiri dulu blognya sampai sini dan kita ketemu lagi di blog selanjutnya, dadah! 

Comments

Popular posts from this blog

Bacaan di Bulan September 2022 ini Bagus-Bagus Semua!?

Bulan September ini bacaanku juga cukup bervariasi, dan sedikit demi sedikit nyoretin beberapa wishlist yang akhirnya kesampaian untuk baca. Kalau kamu penasaran apa saja judul-judulnya langsung saja kita mulai yuk ke pembahasannya! Family vol. 4 - Taeko Watanabe  Judul pertama ini komik yang kupinjam dari pojok literasi sekolah. Jujur saja awalnya aku nggak berekspektasi apa-apa ke komik ini, terlebih bentuk fisiknya tuh lebih tebal dari komik-komik lain yang pernah kubaca sebelumnya. Tapi ternyata setelah kubaca komik ini cukup di luar ekspektasi dan nggak nyangka aku suka banget sama komik ini! Bagaimana karakternya di sini mempunyai ciri yang kuat dan juga mempunyai pendirian yang mantap juga membuatku suka dengan ceritanya. Unsur pertemanan dan percintaan yang dibangun juga pas yang bikin aku juga menikmati ceritanya. Meskipun ini volume ke-4 aku bisa ngikutin ceritanya dan berniat mau cari dan baca volume pertamanya. Apalagi ending di volume ini tuh bikin pengen banting bukun...

Bacaan Bulan September 2023 Didominasi Komik Karena Nggak Mood Baca?

Bulan September ini mood baca aku bisa dibilang sedikit menurun, ditambah cukup hectic dengan beberapa kegiatan pelatihan yang lagi aku ikuti. Jadinya, bulan September ini bacaanku nggak banyak-banyak banget deh. Bulan ini aku cuma baca 6 judul di mana 5 judul adalah komik dan 1 judul adalah novel sci-fi. Tanpa berlama-lama lagi langsung saja kita mulai yuk ke pembahasannya! Drops of God vol. 1 - Tadashi Agi & Shu Okimoto Komik yang pertama aku baca ini tuh karena aku cukup tertarik dengan judulnya, ditambah covernya yang sedikit menimbulkan kesan misterius. Tapi setelah aku baca ternyata komik ini bisa dikategorikan slice of life dan mungkin sedikit ada unsur makanannya ya, especially tentang wine. Komik ini menghadirkan tokoh yang cukup passionate sama wine dan dia mempunyai kemampuan membedakan jenis wine bahkan kapan dan di mana wine tersebut dibuat hanya berdasarkan wanginya saja! Belum lagi dia punya semacam misi yang cukup mempertaruhkan harga dirinya, karena berkaitan denga...

3 Judul yang Kubaca di Bulan Agustus 2022 Ini Kukasih 5 Bintang

Di bulan Agustus ini sepertinya aku sudah mulai mengalami realita kehidupan alias disodorkannya kehidupan sekolah. Memang sih sekolah sudah dimulai dari pertengahan Juli yang cukup menyita waktuku, bahkan dalam kegiatan membaca. Makanya di bulan Agustus kemarin aku nggak terlalu baca banyak buku, tapi aku tetep senang karena ada beberapa judul yang menarik yang pengin aku bahas di sini. Jadi apa saja judul-judulnya? Carrie - Stephen King Yang pertama adalah novel karya Stephen King yang kayaknya cukup jarang diomongin orang-orang, dan ternyata aku suka banget sama novel ini. Bercerita tentang Carrie, gadis yang suka dibully di sekolahnya sampai suatu saat dia mencapai titik di mana batas dirinya sudah terlampaui, yang membuatnya "meledak" dan membuat kehancuran yang tidak akan dilupakan satu kota. Mungkin premisnya memang selayaknya novel distopia dan memang itu yang akan kita temukan di sini. Bagaimana penulis memilih tema telekinesis di sini disambi dengan genre horor ala-a...

Buku-Buku yang Menjadi Bacaanku di Bulan Pertama Tahun 2022

Sudah sebulan berlalu nih di tahun baru 2022 dan nggak ketinggalan dong aku harus update buku-buku yang kubaca tiap bulannya di sini. Jadi di blog kali ini aku mau share ke kalian mengenai buku apa saja sih yang sudah berhasil aku baca di bulan Januari tahun 2022. So, langsung saja kita mulai! Eternal Empire - Sarah Vaughn & Jonathan Luna Yang pertama kubaca ini tuh bukan novel tapi komik. Aku cukup suka dengan covernya yang cukup eye-catchy dan bagaimana perpaduan warnanya tuh cukup ngejreng jadi aku tertarik untuk baca. Secara singkat komik ini bercerita tentang perang antar-bangsa gitu deh yang akhirnya membuat bangsa yang terkena perang harus "menerima" kenyataan. Nah cewek di covernya ini nggak terkecuali yang merasakan "ketidaknyamanan" dari kedatangan bangsa lain itu dan dia pun mencoba untuk kabur. So far cukup bagus cuman memang akhir ceritanya sedikit menggantung, mengingat ini juga baru buku atau komik pertama sih. Dan aku mau kasih rating 3,5 buat ko...

Balas Dendam Baca di Bulan Juni 2022

Setengah tahun 2022 sudah kita lalui! Cepet amat ya? Nah di bulan keenam dari tahun ini aku lumayan membaca banyak buku, mengingat di bulan Mei aku bacanya nggak sebanyak bulan lainnya karena sempet hectic di bulan tersebut. Makanya di bulan Juni kemarin aku cukup kalap membaca namun aku senang karena kegiatan membacaku juga cukup produktif kembali. Penasaran judul apa saja yang sudah kubaca? Langsung saja kita mulai yuk! Anger, Laugh and Love - Satori Tae Judul yang pertama adalah komik dan setelah selesai kubaca ini tuh terdiri dari 3 cerita. Dan dari ketiga cerita yang ada di sini aku paling suka sama cerita keduanya yang berjudul The Promise. Untuk cerita pertama yang mengambil judul dari komik ini menurut aku oke lah ya. Dan bisa kubilang 2 dari cerita di sini tuh cukup sedih auranya, karena penulisnya sendiri juga bilang kalau dia tuh lagi ingin membuat cerita yang light setelah biasanya cuma bikin cerita yang nuansanya sedih. Tapi for me nuansa sedihnya masih ada sih, hahaha. Ta...

Buku-Buku Penyemangat Awal Tahun yang Kubaca di Januari 2023

Selamat  tahun baru 2023 semuanya! Wait kayaknya udah telat deh ngomongin hal itu! Hahaha. Anyways, sudah satu bulan kita jalani dari tahun 2023 ini. Dan kali ini aku mau share ke kamu nih buku-buku yang jadi bacaanku di bulan Januari ini. Aku nemu beberapa buku yang cukup bagus jadi aku juga nggak sabar buat omongin sama kamu-kamu semuanya. Langsung saja kita mulai deh ke review dari masing-masing bukunya, ya! Ozoni & Onsens - Steph Gennaro & S. J. Pajonas Judul yang pertama aku baca ini tuh sebuah novela, yang aku baca di Google Play Books. Ngomongin Google Play Books, ternyata masih banyak buku-buku yang aku download di sana tapi ujung-ujungnya nggak kebaca. Dan dalam rangka menghabiskan TBR digital itulah aku akhirnya memilih judul yang ini. Well ceritanya sebenarnya sederhana, tentang pasangan yang bernama Mei dan Yasahiro yang menikmati liburan akhir tahun mereka menjelang malam tahun baru. Namun beberapa hal nggak mengenakkan mulai dari tempat mereka memesan onsens, ...

Bulan Februari 2023 Waktunya Baca Buku Berbobot

Sudah akhir bulan Februari aja nih, dan seperti biasa kali ini aku mau sharing buku-buku yang jadi bacaanku di bulan ini. Well, sebenernya nggak banyak sih yang aku baca di bulan ini, tapi aku bisa bilang bacaan di bulan ini tuh cukup berbobot dan daging banget gitu. Ya udah deh, daripada penasaran langsung saja kita mulai yuk ke list buku-bukunya! Teori Evolusi Manusia - Charles Darwin Buku yang pertama aku baca ini adalah buku nonfiksi, dan ini sebenernya sudah aku baca di akhir bulan Januari gitu sekitar tanggal 25. Tapi nyatanya buku ini baru bisa aku selesaiin di awal Februari. Buku ini tuh aku nemu di perpustakaan sekolah dan aku langsung gak pikir panjang untuk pinjam dan baca. Dan impresiku terhadap buku ini: cukup mengecewakan ya. Well, aku suka banget sama isi dari buku ini yang bener-bener menjelaskan asal mula kehidupan alias teori penciptaan. Di sini Darwin mengemukakannya bener-bener berdasarkan pengamatan dan penelitiannya, bukan sekadar ngasal alias ngarang. Sayangnya, ...

Mood Baca Kembali Naik di Bulan Mei 2023?

Halo halo, sudah tanggal 31 Mei yang itu berarti aku bakalan share ke kamu mengenai buku-buku apa saja yang sudah aku baca di sepanjang bulan Mei ini. Sebelum mulai, aku mau curhat singkat dulu nih, kalau di bulan Mei ini mood bacaku lumayan meningkat dan aku juga mulai baca beberapa judul yang jadi wishlistku. Penasaran buku apa saja yang sudah kuselesaikan bulan ini? Langsung saja kita mulai yuk ke pembahasannya! KambingJantan: Sebuah Komik Pelajar Bodoh Book 2 - Raditya Dika Buku pertama yang kubaca di bulan ini sebenernya lanjutan dari apa yang kubaca di akhir April kemarin, yaitu komik KambingJantan. Dan yang sekarang ini aku baca buku atau volume keduanya. Di sini kita bakalan mengikuti kisah yang sempat terpotong di buku pertamanya, dan bisa kubilang topiknya bakalan agak mendominasi di buku ini, karena itu berhubungan dengan kisah Raditya Dika dengan teman baru di apartemennya. Well, menurutku cerita di sini agak sedikit monoton, tidak seperti di buku pertama yang lebih dramati...

Bacaan Bulan Oktober 2023, Didominasi Sama Komik?

Bulan Oktober ini cukup nano-nano buat aku pribadi karena ada banyak sekali kejadian yang cukup bikin gregetan juga. Dimulai dari selesainya ujian akhir pelatihan sampai rusaknya handphone aku yang mana udah nggak bisa ditolerir lagi kehidupannya, hahaha. Tapi aku lumayan seneng sih ya karena meskipun cukup berat hari-hari di bulan ini, aku bisa menyelesaikan cukup banyak buku sembari mencoba heal my self, eak. Dan kali ini ada buku yang sudah aku baca di sepanjang Oktober ini. So langsung saja kita mulai yuk ke review masing-masing bukunya! That Time I Got Reincarnated as Slime vol. 1 - Fuse & Taiki Kawakami Sebenarnya komik ini sudah aku baca dari September akhir namun aku baru bisa menyelesaikannya di bulan ini. Sesuai dengan judulnya komik ini bercerita tentang seorang laki-laki yang karena suatu kondisi dia meninggal dan berinkarnasi menjadi segumpal slime. Di kehidupannya yang baru si Slime ini ceritanya menjadi sebuah dewa atau sosok yang dianggap sebagai dewa karena dia jug...