Di bulan Agustus ini sepertinya aku sudah mulai mengalami realita kehidupan alias disodorkannya kehidupan sekolah. Memang sih sekolah sudah dimulai dari pertengahan Juli yang cukup menyita waktuku, bahkan dalam kegiatan membaca.
Makanya di bulan Agustus kemarin aku nggak terlalu baca banyak buku, tapi aku tetep senang karena ada beberapa judul yang menarik yang pengin aku bahas di sini.
Jadi apa saja judul-judulnya?
Carrie - Stephen King
Yang pertama adalah novel karya Stephen King yang kayaknya cukup jarang diomongin orang-orang, dan ternyata aku suka banget sama novel ini. Bercerita tentang Carrie, gadis yang suka dibully di sekolahnya sampai suatu saat dia mencapai titik di mana batas dirinya sudah terlampaui, yang membuatnya "meledak" dan membuat kehancuran yang tidak akan dilupakan satu kota. Mungkin premisnya memang selayaknya novel distopia dan memang itu yang akan kita temukan di sini. Bagaimana penulis memilih tema telekinesis di sini disambi dengan genre horor ala-ala Stephen King bikin cerita ini juga sangat menarik. Aku pribadi semenjak baca novel ini jadi pengin eksplor karya lain Stephen King yang kayaknya nggak usah diragukan lagi. Dan aku juga mau ucapin terima kasih ke kak Rachael karena mau kasihin novel ini secara cuma-cuma ke aku! Dan buat novel ini aku mau kasih rating 5 bintang.
Slam Dunk Deluxe vol. 13 - Takehiko Inoue
Selanjutnya ini adalah sports manga yang mengambil tema bola basket. Aku nggak tahu apa-apa tentang komik ini sebelumnya, dan berdasarkan informasi dari temanku ternyata judul yang ini juga sudah ada animenya. Selain itu aku membaca langsung ke volume 13 yang membuatku nggak tahu apa saja yang terjadi di 12 volume sebelumnya. Dari apa yang kubaca di volume ini, kita akan mengikuti ketegangan dari suatu pertandingan bola basket yang diadakan oleh beberapa sekolah yang akan masuk ke semacam semifinal gitu. Dan membaca komik ini cukup refreshing juga membuat kita seolah berada pada hari pertandingan itu. Serta gimana tokoh di sini yang memang mempunyai passion terhadap basket menambah kesan tersendiri. Aku pribadi kasih rating 4 dari 5 bintang dan menurutku cocok dibaca kalau kamu suka sports manga atau mau cari komik yang menyajikan tema baru.
Laut Bercerita - Leila S. Chudori

Novel selanjutnya ini mungkin sering banget kalian lihat atau aku yakin rata-rata di sini sudah pada baca atau at least tahu novel ini. Meskipun aku pribadi sengaja gak cari review mengenai novel ini, tapi aku selentingan tahu kalau novel ini bergenre historical fiction di Indonesia pada masa-masa Orde Baru, terutama Kerusuhan 98. Lewat tokoh Laut yang menjadi anggota perkumpulan mahasiswa yang menentang sistem pemerintahan pada masa itu, membuatku jadi tahu bagaimana sih kondisi pada masa itu. Sayangnya karena novel ini tanpa diduga memuat unsur 18 tahun ke atas yang jujur nggak kuantisipasi, ditambah beberapa narasi yang sedikit nggak nyambung dengan ceritanya membuatku agak kecewa dengan novel ini. Selain itu bagaimana iming-iming novel ini yang bikin nangis kejer juga nggak terjadi sama aku, yang sekali lagi menambah kekecewaanku. Aku akui penulisannya unik dan indah serta deskriptif, sehingga aku masih berbaik hati masih kasih 4 dari 5 bintang untuk novel ini. Kamu bisa cek ulasan lengkapnya di
Review Novel Laut Bercerita ya, karena aku bahas lengkap banget tuh di situ!
Colorful - Mori Eto

Novel selanjutnya ini adalah Japanese Literature yang kayaknya sudah lumayan lama aku nggak baca novel-novel dari penulis Jepang. Aku selalu bilang kalau Japanese Literature itu selalu absurd dan kadang saking absurdnya bikin selalu mengerutkan kening. Dan hal itu juga terjadi di novel ini. Aku nggak menyangka bahwa novel ini akan menyinggung sisi psikologis manusia dan bagaimana tokoh di sini yang "bersemanyam" pada tubuh orang lain mencoba memahami pemikiran-pemikiran serta apa yang terjadi di sekelilingnya, juga sukses membuat novel ini mendapat aura suram. Sayangnya aku kurang bisa menolerir bagaiamana unsur "dewasa" dimasukkan di sini yang mana tokohnya sendiri berusia 14 tahun! Selain itu sering kali dialog di sini cukup aneh yang membuatku lantas mengerutkan kening terus-terusan. Nggak ketinggalan pula tokoh utama yang juga mempunyai sifat ganjil. Di bagian menuju ending ada sedikit twist namun aku kecewa karena twist itu membuatku sedikit kehilangan momentum sehingga setelah selesai membacanya cerita ini terkesan datar. Aku pernah bahas novel ini di
Review Novel Colorful jadi kamu bisa cek di situ. Dan aku mau kasih 3,2 bintang untuk novel ini.
Apollon on the Shore vol. 6 - Yuki Kodama
Selanjutnya adalah komik lagi yang mungkin bisa kubilang genrenya mirip-mirip kayak Dreamin' Sun yang pernah aku baca di bulan Juni lalu. Mungkin karena aku langsung membaca volume ke-6, membuatku sedikit kehilangan beberapa potongan cerita. Karena di volume yang ini sedikit ada pertengkaran dan setidaknya ada konflik yang menyangkut masalah percintaan dan persahabatan. Dan juga ada tokoh-tokoh yang semacam terlibat menjadi aktivis gitu yang sedikit banyak mengingatkanku pada Laut Bercerita tadi. Overall ceritanya ringan dan aku suka bagaimana tokoh-tokoh di sini menyelesaikan permasalahannya dengan kepala dingin. Jadi aku mau kasih 3 bintang untuk komik yang ini.
Glasses Boys' Lovers - Shin Kawamaru
Selanjutnya juga komik yang mungkin bisa dibilang shojo (maaf kalau salah penulisannya) alias komik untuk perempuan. Ceritanya sederhana saja sih semacam ada klub fotografi yang ternyata mempunyai pengerucutan klub di dalamnya yaitu klub di mana mereka menggemari cowok-cowok berkacamata. Dan di sini komiknya dibagi menjadi 4 bagian di mana 4 orang anggota dari klub itu semacam menjabarkan bagaimana misi yang mereka harus lakukan. Ceritanya sebenarnya cukup refreshing tapi mungkin untukku terlalu aneh bagaimana tokoh cowoknya dengan gampangnya langsung berubah sifat begitu. Dan agak serem juga sih mengintai cowok berkacamata ke mana-mana seperti itu. Jadi sayangnya aku cuma bisa kasih 2,8 bintang untuk novel ini.
Layla Majnun - Nizami Ganjavi
Judul selanjutnya ini adalah novel klasik yang genrenya romance yang juga cukup sering aku lihat dan menjadikan novel ini salah satu novel klasik yang nggak boleh dilewatkan. Aku sendiri bisa mengklaim hal itu setelah membacanya dan bagaimana penulisnya mampu menyihir pembaca lewat kata-katanya cukup membuatku terpukau. Dan fakta bahwa novel ini ditulis hampir seribu tahun yang lalu, namun bagaimana pesan yang terkandung di dalam novel ini masih bisa kita rasakan atau relate di kehidupan sekarang juga membuatku terpukau. Ceritanya memang sederhana namun pesan yang disampaikannya cukup membuatku sering merenung, yang sedikit mengingatkanku sama novel Sang Alkemis dan juga The Little Prince. Aku pernah ulas novel ini di
Review Novel Layla Majnun jadi kamu bisa cek di situ ya secara lengkapnya. Dan karena aku suka sama novel ini aku mau kasih 5 bintang sempurna.
Assalamualaikum, Beijing - Asma Nadia

Ini adalah judul kedua dari Asma Nadia yang kubaca setelah aku baca Pesantren Impian di tahun 2019. Tapi aku sebenarnya lebih suka judul yang itu karena memasukkan unsur suspense di dalamnya. Untuk judul yang ini menurutku standar aja sih seperti novel romance pada umumnya, yang mana tokoh utamanya adalah seorang hijab traveler. So far gaya bahasanya enak banget untuk diikuti, dan bagaimana penulis menyodorkan keindahan negeri panda itu dan juga deskripsi mengenai suatu sindrom penyakit cukup membuatku terpukau. POV nya juga menyodorkan dari dua tokoh yang membuatku bertanya-tanya ke mana ceritanya di bawa. Lucunya di tengah cerita aku tercetus pikiran mengenai plot twist ceritanya, dan ketika hal itu diungkapkan dan benar adanya aku merasa ceritanya ke belakang sedikit flat. Dan bagaimana endingnya tuh aku agak sedikit kecewa karena nggak sesuai dengan harapanku yang setelah dipikir-pikir aku kejam banget berharap endingnya jadi sad ending. Tapi at least judul ini menjawab penasaranku. Jadi makanya aku kasih 3,8 bintang saja.
Parasyte vol.1 - Hitoshi Iwaaki
Judul terakhir yang kubaca ini komik yang cukup menarik perhatianku karena judulnya dan langsung jadi wishlist yang dengan cepat tersampaikan. Dan setelah aku baca aku melongo, benar-benar kagum dengan komik ini sampai aku kasih 5 bintang. Ceritanya mungkin sederhana tentang parasit yang merasuki otak manusia dan merubah manusia menjadi monster yang benar-benar mengerikan dan membuat gempar seluruh tempat. Salah satu tokoh yang nyaris menjadi monster yaitu Shinichi di sini mencoba mencari tahu dan menyelamatkan orang-orang terdekatnya dengan mengandalkan "monster" yang bersemanyam di tubuhnya. Komiknya cukup tipis dan waktu kubaca cukup sering bikin kaget karena gambar monsternya cukup disturbing. Jadi saranku jangan baca malam-malam ya kalau nggak mau ketakutan! Kamu bisa cek di
Review Komik Parasyte untuk tahu ulasan lengkapnya ya!
Oke itu tadi adalah beberapa judul yang sudah kubaca di bulan Agustus kemarin. Totalnya ada 9 judul dan lumayan banyak yang aku suka. Kamu sendiri sudah baca berapa judul Agustus kemarin? Bisa kasih tahu di kolom komentar di bawah ya! Makasih juga buat yang sudah baca sampai sini dan kita ketemu lagi di blog selanjutnya!
Comments
Post a Comment