Halo halo, kita ketemu lagi di konten bulanan yang selalu aku bikin di penghujung bulan yaitu wrap up. Gila nggak kerasa ya tahu-tahu sudah akhir November yang itu berarti tinggal sebulan lagi nih tahun 2022 bakal berakhir! Sekaligus anniversary 2 tahun aku nulis blog dong? Wah gila cepet juga ya ternyata waktu berlalu, eak.
Nah di bulan November kemarin tuh aku nggak banyak baca buku tapi aku seneng beberapa wishlist-ku tuh mulai kecoret nih. Kalau kamu penasaran buku apa saja yang sudah aku baca, langsung saja kita mulai yuk ke blognya!~
Lupus Kecil Klasik - Hilman Hariwijaya & Boim Lebon

Mungkin beberapa dari kamu sudah pernah membaca Lupus ini ya, dan aku pribadi juga cukup sering melihat orang mereview ini di mana-mana, sampai akhirnya aku nemu judul ini di perpustakaan yang buat aku pinjam dan baca. Judul yang aku baca ini sebenarnya semacam 3 volume atau 3 buku yang dijadikan satu gitu loh, jadi practically sebenarnya aku membaca 3 judul dari serial Lupus. All I can say setelah membaca ini, sorry to say, judul ini nggak cocok buat aku. Aku merasa banyak jokes yang terkesan jadul dan di beberapa poin sukses bikin aku ngerasa cringe. Dan mungkin di sini dengan menggunakan POV orang ketiga, penulis seolah ingin mengajak pembaca menjadi "peran" dalam ceritanya, tapi jujur aku agak kurang suka dengan cara penulis melakukan hal tersebut. Dan menurutku ini tiap bab nya beda-beda cerita gitu sih jadi dibilang novel juga kurang tepat rasanya. Dan aku bingung kenapa harus dikasih tagline klasik ya? So sayang banget aku cuma bisa kasih rating 3 dari 5 bintang untuk judul yang ini.
Ingo - Helen Dunmore
Judul selanjutnya ini dulu banget pernah aku lihat reviewnya di channel salah seorang teman Booktuber yaitu kak Stephy dari channel Stephy Books Corner, dan novel ini juga ada di perpustakaan so langsung aku pinjam dan baca. Impresiku adalah novel ini beneran bagus, dan mungkin worth the hype di masanya ya, karena dulu seinget aku novel ini juga cukup hype. Deskripsi detail mengenai latar tempat yang menjadi tempat tinggal tokoh utamanya di dekat pesisir lautan tuh sanggup bikin aku terpukau, belum lagi dengan ditambahkannya ras mermaid sebagai unsur fantasi juga bikin cerita ini dibalut dengan apik. Dan aku juga suka bagaimana penulisnya bikin kita pengin balik terus halamannya sampai selesai. Review lengkap novel ini bisa kamu cek di. Dan aku kasih novel ini 5 bintang sempurna.
#BeraniGagal: Catatan Hampir Teladan si Juki - Faza Meonk
Sama seperti dua judul sebelumnya, aku tahu si Juki juga cukup lama, bahkan mungkin sebelum terjun ke dunia perbukuan kali ya? Dan aku baru tahu sih kalau si Juki itu dari Webtoon, meskipun aku bukan pembaca Webtoon sih. Dan untuk judul yang ini aku seneng banget waktu bacanya. Aku inget aku jadi lupa waktu gara-gara baca buku ini, dan waktu ngelihat jam tahu-tahu sudah jam 1 pagi dong! Aku juga inget cuma butuh sehari untuk nyelesaiin buku yang ringan dan bikin ngakak ini. Semacam penyegaran di tengah ujian praktik. Fyi, bulan November kemarin itu aku ada kegiatan ujian praktik sekitar 3,5 minggu jadi membaca buku ini beneran pas rasanya! Lawakan di dalam buku ini menurutku juga sukses bikin aku senyum-senyum sendiri, dan kalau disuruh compare sama Lupus tadi, jujur ini jauh mendingan, padahal jokes-nya sama-sama lawas gitu loh. Dan untuk judul ini aku kasih 4 dari 5 bintang.
The Wonderful Wizard of Oz - L. Frank Baum
Setelah lumayan lama aku nggak baca novel-novel klasik akhirnya aku memutuskan untuk membaca judul yang ini. Lagi-lagi ini aku temuin di perpustakaan sekolah, dan karena tahu bentuk fisik buku ini yang nggak terlalu tebel langsung kupinjem dan baca. Secara keseluruhan cerita di sini sebenarnya ringan banget, tentang petualangan seorang anak perempuan bernama Dorothy di sebuah negeri yang bernama Land of Oz. Selayaknya beberapa cerita anak dari Inggris gitu lah ya. Dan di sini aku suka karena meskipun klasik, bahasa Inggris yang dipake tuh lumayan gampang. Jadi buat kamu yang ragu mau mulai baca novel klasik, judul ini jadi pilihan yang pas buat kamu. Aku juga sudah pernah menuangkan impresi terhadap novel ini di. Dan aku mau kasih 4 dari 5 bintang untuk novel ini.
Berjalan di Atas Cahaya - Hanum Salsabiela Rais, Tutie Amalia, & Wardatul Ula
November tahun lalu aku baca salah satu karya Hanum Salsabiela Rais dan jadi suka dengan tulisannya. Dan aku akhirnya punya kesempatan lagi untuk baca karya lainnya yang mana juga jadi salah satu wishlistku di bulan ini. Secara praktis mungkin ini termasuk lanjutan dari 99 Cahaya di Langit Eropa, namun ceritanya tidak ada kaitannya. Latar tempat di buku ini memang masih di Eropa namun dituturkan dengan cara berbeda. Selain Hanum Salsabiela Rais, di sini ada dua penulis lain yang berpartisipasi yaitu Tutie Amalia dan Wardatul Ula. Jadi bisa dibilang ini antologi tentang traveling seorang muslimah yang hidup di Eropa. Cerita-cerita mereka cukup inspiring dan di beberapa bagian sanggup bikin aku amazed berkali-kali. Dan judul ini aku kasih 5 dari 5 bintang.
Oke itu tadi adalah judul-judul yang sudah aku baca di sepanjang bulan November. Semua judul aku modal pinjam dari perpustakaan sekolah dan nggak nyangka nemu beberapa hidden gems!
Kamu sendiri baca berapa judul November kemarin bisa kasih tahu di kolom komentar ya. Aku akhiri dulu blognya sampai sini, dadah!~
Comments
Post a Comment