Di bulan Mei kemarin aku lumayan melewati masa-masa sulit, ciaelah kayak apaan aja. Tapi bener sih, alias bulan Mei kemarin yang mana setelah kurang lebih seminggu menikmati indahnya liburan aku segera disuguhkan sama realita kehidupan yang akhirnya bikin bulan Mei kemarin tuh cukup hectic buat aku pribadi.
Karenanya kegiatan membacaku nggak se-jos biasanya, tapi aku masih senang karena di sela-sela kehidupan hecticku aku masih bisa mencari waktu untuk membaca dan menyampaikan bacaanku ke kamu-kamu semua.
So buku-buku apa saja yang menjadi bacaanku di bulan Mei? Ini dia:
10 Principles to Love Yourself - Deepak Gupta
Judul yang pertama ini adalah buku nonfiksi dan ini aku bacanya waktu libur lebaran kemarin, dan selesai dalam sekali duduk. Kalau aku lihat di Goodreads ini adalah judul terpopuler dari Deepak Gupta dan aku kaget banget waktu nemuin ini gratis di Google Play Books, yang mana biasanya tuh berbayar. Ya beginilah kalau mental gratisannya masih menempel, hahaha. Dan setelah kubaca aku jadi mengerti mengapa buku ini dirating cukup tinggi oleh orang-orang. Prinsip dasar yang mungkin sederhana yang disampaikan penulis dengan bahasa yang enak juga cukup membukakan pikiranku. Bahwa ternyata self love tuh nggak sesusah apa yang mungkin kita pikirkan. Jadi makanya untuk judul yang ini aku kasih 4 dari 5 bintang.
Alasan Alin - Krisan Wijaya
Judul selanjutnya adalah novel bergenre medical cheeklit romance yang ditulis oleh teman sesama member Booktube Indonesia yaitu kak Krisan Wijaya. Tokoh utamanya yang adalah seorang dokter serta message yang disampaikan dari novel ini yang lumayan bikin aku enjoy dengan cerita yang ada di dalam sini. Novel ini juga mengajarkan bahwa segala sesuatu yang mungkin tampak bagus bagi orang lain bukan berarti juga akan bagus bagi kita. Kalau kita punya tujuan dan kita tahu yang mana yang menurut kita layak, kita harus ambil keputusan itu sekalipun itu akan ditentang oleh orang lain. Dan juga bagaimana kegigihan tokoh Alin di dalam sini yang sukses membuatku sedikit termotivasi. Eh, kalian belum aku kasih tahu ya ini novel bercerita tentang apa? Mending kalian cek aja di blog
Review Novel Alasan Alin karena di situ sudah kubahas lengkap. Hihi promosi sedikit nggak apa-apa ya. So karenanya aku mau kasih ratingnya 3,8 dari 5 bintang.
But She Didn't Come - Deepak Gupta
Judul selanjutnya ini juga dari penulis Deepak Gupta. Dan judul ini menjadi cerita fiksi pertama yang kubaca dari penulis karena selama ini tuh aku lebih sering mengikuti dan membaca buku-buku nonfiksi dari penulis. Dan baik buku fiksi maupun nonfiksi yang ditulis Deepak Gupta aku sama-sama suka dan juga mengenai message yang ingin disampaikan. Buku ini bercerita tentang Rashi, seorang wanita alkoholik yang suatu hari menemukan keberadaan seorang pria tak berdaya yang sudah menganggap hidupnya hancur lebur sehingga pria itu memutuskan akan mengakhiri hidupnya. Rashi yang tahu hal itu tidak benar segera mencari segala cara menghentikan aksi pria itu yang sedikit demi sedikit menunjukkan titik cerah. Namun tanpa sadar hal itu membawa Rashi ke dalam jalinan yang lebih rumit antara pria itu dan kehidupan yang selama ini dijalani. Halamannya juga nggak terlalu banyak dan bahasa Inggrisnya mudah dimengerti. Untuk judul yang ini aku kasih 3,8 bintang juga.
Resign! - Almira Bastari
Judul selanjutnya ini novel bergenre metropop yang mana adalah wishlistku dari kelas 8 SMP! Dan aku seneng banget akhirnya punya kesempatan untuk baca dan setelah baca i have no regret at all. Aku puas dengan segala sesuatu yang ada di novel ini. Mengenai cerita yang nggak biasa, alur yang mengalir dan juga gaya bercerita yang unik dan khas. Nggak ketinggalan juga novel ini sukses bikin aku senyum-senyum sendiri bahkan ketawa ngakak. Aku suka deh pokoknya dengan tulisannya Almira Bastari yang ngebikin aku menjadikan Almira Bastari masuk ke kategori penulis Indonesia favoritku. Dan setelah membaca judul yang ini aku berencana untuk membaca karya-karyanya yang lainnya. Sekali lagi ulasan lengkapnya bisa kamu cek di blog
Review Novel Resign! ya. Dan karena suka banget aku mau kasih 5 dari 5 bintang full.
Soramiyo Club - Kazumi Umekawa
Selanjutnya adalah komik setelah lumayan lama aku nggak baca komik baik yang digital maupun fisik. Dan ini aku pinjam dari pojok literasi sekolah dan aku inget waktu baca komik ini cuma dalam rangka mencari penghiburan di hari libur di sela-sela ke-hectic-an yang ada, dan aku nggak nyangka kalau suka dengan ceritanya. Awalnya aku kira ini genrenya romance anak-anak SMA tapi ternyata lebih bertemakan tentang pertemanan. Bercerita tentang Mizutani yang berada di SMA yang berbeda dengan temannya yang membuatnya berpisah dengan teman lamanya, dan membuatnya harus beradaptasi. Miztuani bergabung dalam sebuah klub astronomi dengan cara yang nggak biasa yang sedikit demi sedikit mulai membuatnya memahami apa arti pertemanan itu. Aku pokoknya suka banget deh dengan ide dan juga pesan di komik ini. Menghibur dan memberi pelajaran di waktu yang bersamaan. Plus kita bisa belajar astronomi lewat komik ini! Karenanya aku mau kasih ratingnya 4 bintang untuk komik ini.
The Last Breath - Kimberly Belle

Novel yang kubaca selanjutnya ini genrenya thriller setelah aku lumayan lama nggak baca thriller. Dan aku lumayan suka dengan bagaimana penulisnya sudah membuat kita berdebar dan bertanya-tanya sedari awal cerita alias di bagian prolog. Kelihaian penulis di sini juga bikin aku tersedot ke dalam ceritanya dan bikin nggak mau berhenti baca. Novel ini bercerita tentang Gia yang akhirnya pulang ke rumah lamanya setelah 16 tahun tidak bertemu ayahnya sampai ayahnya dipulangkan dari penjara karena menjadi pelaku utama dalam kasus pembunuhan ibu tirinya Gia yaitu Ella Mae. Gia dan kedua kakaknya percaya bahwa memang ayahnya deserve di penjara, namun seiring Gia berada di kota lamanya dia mulai menemukan dirinya sendiri dan mendapati kebenaran baru yang cukup membuatnya merenung mengenai kehidupannya. Akhirnya dia merasa terjepit di antara lingkungan yang menyebut ayahnya pembunuh namun hati kecilnya berkata bahwa ayahnya tidak salah. Review lengkapnya sudah pernah aku bikin di blog
Review Novel The Last Breath jadi kamu bisa cek di situ. Dan untuk novel ini aku mau kasih 4 bintang.
My Platinum Lady vol. 1 - Yagami Chitose
Setelah membaca novel bergenre thriller aku mencari penyegaran baru yaitu dengan membaca komik. Lagi-lagi aku merasa seperti menemukan hidden gem dari pojok literasi sekolah. Komik ini bercerita tentang Ai yang berhasil masuk di sebuah sekolah elit dengan usaha yang nggak gampang. Ai mulai gigih belajar untuk mendapatkan gelar Platinum Student yang akan diberikan sekolah itu untuk siswa dengan nilai terbaik, sehingga siapapun yang mendapat gelar itu akan dibebaskan biaya sekolahnya. Namun Ai mulai menyadari bahwa yang mendapat gelar SP bukan hanya dirinya, yang membuat jiwa kompetetifnya meledak. Membaca komik ini cukup mengingatkanku sama Spy x Family terutama di adegan ketika pendaftaran di akademi. Tapi bedanya di sini tokoh utamanya anak-anak SMA. Dan aku suka dengan bagaimana chemistry tokoh-tokoh yang ada di dalam sini dan kejadian-kejadian random yang juga cukup bikin ngakak. Untuk komik yang ini kukasih 4 bintang juga!
Tidak Ada yang Tidak Bisa - Dahlan Iskan

Judul terakhir yang kubaca adalah buku biografi, yang menjadikan judul ini adalah salah satu buku biografi favoritku! Ini sebenarnya aku sudah pinjam dari bulan Februari di pojok literasi sekolah dan awalnya aku hanya mengira kalau buku ini semacam buku non-fiksi yang akan berisikan motivasi-motivasi terkait pantang menyerah atau slogan yang serupa seperti itu. Namun aku salah besar yang mengakibatkan aku sedikit menyesal telat baca buku yang ini. Jadi di sini Dahlan Iskan akan mengisahkan perjalanan dari sosok Karmaka Surjaudaja di mana dirinya yang adalah keturunan Tionghoa yang besar di Indonesia. Di bagian awal kita akan diperlihatkan mengenai background keluarga Karmaka serta perjalanan menuju Indonesia itu yang ditempuhnya pada saat usianya 10 bulan! Dan begitu terus kita akan mengikuti perjalanan hidup Karmaka dan jatuh-bangun serta masalah bertubi-tubi tuh sudah selayaknya menjadi makanan sehari-hari Karmaka. Membaca buku ini sedikit membuatku merenung dan juga menjadi tamparan kepadaku untuk jangan menyerah dengan hal yang sedang kita perjuangkan. Memang sudah menumbuhkan pola pikir seperti itu dan kurasa sosok Karmaka ini bisa menjadi individu yang pas sebagai cerminan dari sifat pantang menyerah tersebut. Kamu bisa baca sendiri di bukunya atau sebelum membaca kamu bisa lihat ulasanku mengenai buku ini di blog sebelumnya yang
Review Buku Tidak Ada yang Tidak Bisa jadi biar makin fix nih untuk baca judul yang ini. Dan karena buku ini lumayan menginspirasi dan menyentuh, aku mau kasih 4,5 dari 5 bintang!
Itu tadi judul-judul yang kubaca di sepanjang bulan Mei 2022, jumlahnya memang nggak banyak: cuma 8 judul! Karena memang di bulan Mei ini aku lumayan ada kegiatan yang cukup menguras tenaga dan waktu jadi nggak bisa banyak baca, meskipun mungkin menurut teman-teman sudah banyak ya. Tapi aku senang karena di bulan Mei kemarin ada satu judul yang kuberi 5 bintang dan aku juga menemukan beberapa bacaan baru yang surprisingly aku juga suka dan enjoy bacanya.
Kamu sendiri sudah baca berapa banyak Mei ini dan coba share judul yang menjadi favoritmu di bulan ini. Sampai ketemu di blog selanjutnya! Dadah~
Comments
Post a Comment