Aku lumayan seneng karena di bulan puasa ini kegiatan membacaku masih cukup produktif dengan membaca berbagai macam jenis buku. Karenanya di sini aku mau sharing ke kamu mengenai judul-judul apa saja yang menjadi bacaanku di bulan puasa atau di bulan April 2022 kemarin. Penasaran? Yuk intip bacaanku.
Royal Day Out - Meg Cabot
Judul yang pertama ini aku baca di Google Play Books dan judul ini tuh adalah novela atau mungkin cerita sampingan dari seri Middle School Princess. Di sini tuh isinya lebih kayak Diari dari gadis bernama Olivia yang adalah cucu dari suatu ratu kali ya nyebutnya, atau intinya orang terkenal gitu deh yang kehidupannya serba mewah. Jumlah halamannya nggak terlalu banyak tapi aku cukup suka dengan ceritanya. Bahasa Inggris yang dipakai tuh seriusan gampang banget dimengerti jadi mungkin bisa jadi alternatif kalau kamu yang adalah seorang English Learners. Makanya untuk judul yang ini aku mau kasih 4 dari 5 bintang.
Cintaku di Lockdown - Leonardo Dosduo
Judul selanjutnya adalah novel romance karya penulis Indonesia yang antimainstream. Kenapa aku bilan antimainstream? Karena segala sesuatu yang terjadi di sini cukup relevan dengan hidup kita, bisa kubilang begitu. Karena itu terlihat dari suasana beserta deskripsi yang dituturkan oleh penulis di sini, terutama kalau dari judulnya ada menyangkut kata "lockdown" sehingga setting waktu di novel ini pada saat karantina atau era-era PPKM gitu. Tipe-tipe novel romance yang mirip dengan novel romance yang pernah kubaca namun di sini penulis membuat segala sesuatu yang terjadi di sini sehingga ceritanya antimainstream. Nggak ketinggalan bagaimana penulis menyatukan berbagai kejadian di sini yang bikin ceritanya menarik. Kesemuanya sudah pernah aku bahas di jadi kamu bisa cek di sana ya! Karena pertimbangan berbagai aspek, aku mau kasih novel ini 3,9 dari 5 bintang.
The Silver Dream - Neil Gaiman & Michael Reaves

Selanjutnya adalah novel bergenre sci-fi setelah lumayan lama aku gak baca sci-fi lagi. Tahun lalu aku baca salah satu novel sci-fi yaitu The 5th Wave karyanya Rick Yancey, dan waktu itu aku merasa novel itu lumayan berat, tapi ternyata setelah baca judul ini, ini jauh lebih berat. Tapi aku surprisingly bisa enjoy membaca novel yang ini. Novel ini lebih banyak menyinggung masalah-masalah seputar dunia paralel dan perjalanan waktu yang dituturkan lewat deskripsi yang gila dari kedua penulis ini. Meskipun di bagian awal-awal aku butuh mengerahkan fokus terhadap novel ini, kesana-sana nya aku cukup bisa tersedot ke ceritanya. Di sini aku bisa bersimpati terhadap tokoh utamanya yaitu Joey, karena segala macam kekacauan itu seolah-olah dimulai darinya dan bagaimana dia mempertahankan jati diri serta melakukan segala sesuatu demi membuktikan hal tersebut salah. Dan bagaimana Acacia, yang awalnya nggak diharapkan banyak oleh Joey semakin merasa membuat Joey untuk melibatkan Acacia dalam "petualangan" di sini. Aku berencana baca judul pertamanya sih untuk memahami ceritanya dari awal, karena secara teknis ini adalah buku kedua. Karenanya aku mau kasih rating 4 dari 5 bintang.
Misteri London Eye - Siobhan Dowd

Selanjutnya adalah novel bergenre misteri-thriller setelah lumayan lama nggak disodorkan novel misteri-thriller. Dan aku bisa bilang suka pakai banget sama novel yang ini, berasa nemu hidden gem. Premis ceritanya tentang seorang kakak beradik yang menaiki London Eye bersama sepupunya, kalau di Indonesia mungkin nyebut London Eye tuh kayak bianglala gitu ya. Akan tetapi kakak beradik ini mulai cemas ketika sepupu mereka ini nggak kunjung turun padahal seharusnya dia berada di kapsul yang dinaikinya. Akhirnya polisi dikerahkan namun tidak memberikan titik pencerahan. Akhirnya Ted dengan sindrom yang bikin dia punya pemikiran super dan juga Kat yang memiliki aksi yang sempurna mulai menyelidiki kasus ini dalam diam. Berbagai macam teori dikerahkan dan itu membuat konklusi yang mencapai kepada misteri yang selama ini mereka pecahkan. Intinya aku suka dengan pemikiran penulis dan bagaimana gilanya ketika twistnya diungkapkan yang membuat segala sesuatu di sini berhubungan dengan segitu detailnya. Daripada kepanjangan di sini, kalian bisa cek di blog yang
Review Novel Misteri London Eye karena aku ngebahas novel ini di situ. Dan karenanya aku mau kasih 5 bintang full buat novel ini.
Mencari Alaska - John Green

Di tahun 2020 aku pernah membaca salah satu karya John Green yaitu Paper Towns yang menjadikan buku ini adalah buku kedua dari John Green yang kubaca. Sayangnya buku Paper Towns itu aku kurang bisa paham dengan endingnya dan jadinya nggak terlalu berkesan. Akhirnya aku memutuskan untuk baca judul yang ini untuk mencari, apa ya, semacam perbandingan lah ya. Dan setelah kubaca menurutku di sini nggak membuatku lebih suka dari Paper Towns tapi juga nggak jelek gitu menurut aku. Dan kesamaan antara judul ini dan Paper Towns adalah menurutku John Green menuturkan cerita "suka-suka", karena ceritanya ya mengalir aja gitu layaknya kehidupan di dunia nyata. Tanpa terlalu ada konflik yang berat banget tapi tetap memercikkan unsur "spicy". Dan di sela-sela ceritanya John Green selalu memasukkan unsur romance yang lama-kelamaan diperjelas. Dan untuk judul yang ini ada satu titik di mana membuatku sempet ngelus dada karena syok dan cukup membuatku bersimpati sama tokohnya. Akan tetapi pada bagian yang menunjukkan pasca suatu kejadian di sini yang lagi-lagi membuatku cukup bertanya-tanya buku ini mau dibawa kemana? Akhirnya aku cuma bisa kasih 3,5 dari 5 bintang.
Awal Petualangan Besar - A. Ataka

Setelah membaca novel semi-semi romance tadi aku melanjutkan dengan bacaan fantasi yang tergolong high. Selain karena bisa kalian lihat dari cover yang memunculkan naga, judul novel setebal 660 halaman ini cukup ngebuat aku penasaran sih. Udah, jangan kaget gitu ah lihat jumlah halamannya, hahaha. Untuk buku ini aku pinjam dari pojok literasi sekolah dan lagi-lagi entah kenapa, selalu dapat buku kedua dari suatu seri. Tapi untuk ukuran buku kedua menurutku ini cukup bisa menjadi buku "awal" karena di bagian depan kita akan disodorkan dengan map dari pulau bernama Ethav Andurin dan juga beberapa glosarium mengenai nama-nama makhluk dan juga daerah/kota yang ada di pulau tersebut. Adegan actionnya di sini menurutku dapet banget dan aku suka dengan penulis ini bisa memikirkan ide cerita sebegitu rapinya. Akan tetapi di beberapa bagian aku masih menemukan adanya kesalahan penulisan yang menurutku bisa lah diedit untuk ke depannya dan menjadikan novel fantasi lokal underrated ini jauh lebih baik. Aku kasih 4 bintang buat novel ini.
Fahrenheit 451 - Ray Bradbury

Selanjutnya adalah novel klasik yang menjadi salah satu all time must read book versinya aku, dan akhirnya kesampaian baca judul yang ini. Dan setelah aku membacanya judul ini cukup mengerahkan pikiran dan memang cukup membuatku berpikir dan menempatkan diri dalam posisi tokoh di buku ini dan ngebayangin gimana seandainya hal itu terjadi di sini. Jadi novel ini bercerita tentang sebuah kota yang mana melarang adanya buku-buku, yang mana kegiatan ini didukung oleh suatu kelompok yaitu "petugas kebakaran". Biasanya kalau kita mendengar kata petugas kebakaran yang ada di pikiran kita adalah mereka akan memadamkan api, kan? Tapi berbeda, di sini mereka justru menyulut api untuk menghanguskan benda atau bahkan orang yang berusaha melanggar aturan yang ada, yaitu menyimpan buku. Tokoh utamanya yang merupakan salah satu dari petugas kebakaran itu pun mengalami kegoyahan di saat menjalankan tugas sebagaimana mestinya, yang justru membuatnya merasa terperangkap dan terdesak. Novel klasik yang cukup mengurahkan tenaga ini bisa kamu lihat ulasan yang sudah kubikin di blog
Review Novel Fahrenheit 451 ya. Dan aku mau kasih 4 bintang juga untuk novel ini.
Catasthrope - Katrina Kahler
Selanjutnya adalah buku yang ditujukan untuk anak-anak atau middle grade yang sudah lama bertengger di rak TBR digital. Awalnya aku kira judul bukunya itu Body Swap tapi ternyata judulnya Catasthrope, yang mana Body Swap itu nama serinya. Oke kita kembali lagi, buku ini menceritakan tentang Jack, seorang anak laki-laki yang awalnya berpikir kalau bertukar tubuh tuh bakalan asyik dan menyenangkan. Sampai suatu saat dia terbangun dan mendapati dia berada di tubuh orang lain, yang adalah ayahnya sendiri. Awalnya pertukaran tubuh dengan ayahnya tidak membuat Jack harus pikir panjang, namun sedikit demi sedikit berbagai kesulitan mulai menghampiri Jack dan ayahnya yang bertukar tubuh ini. Gimana kelanjutannya bisa kalian baca sendiri di bukunya ya! Waktu itu aku dapetin ini gratis di Google Play Books jadi harusnya sekarang masih gratis ya. Dan untuk rating aku mau kasih 4 dari 5 bintang.
He Ain't Heavy, He's My Brother - Rei K.
Judul selanjutnya ini adalah buku kedua dari Serial Klan Masamune yang mana judul pertamanya sudah pernah kubaca di tahun lalu. Aku akhir-akhir ini semacam punya plan untuk mencicil menyelesaikan serial ini sih jadi makanya aku mencoba lanjut baca ke judul keduanya ini. Sayangnya mungkin satu hal yang membuatku sedikit terhambat untuk menuntaskan seri ini adalah karena "ketidakadilan" yang diterima tokoh utama kita, Tadashi. Di judul yang pertama saja aku melihat Tadashi ini semacam tokoh yang diberatkan dan dituntut untuk sempurna. Sementara di buku keduanya ini Tadashi seolah disalahkan dan orang lain hanya tutup mata. Entah kenapa aku tuh greget dan kasihan aja gitu loh sama Tadashi. Atau mungkin memang niat penulis seperti itu kali yah, sehingga memunculkan simpati kita terhadap tokoh utama kita di sini. Untuk rating sebenarnya nggak berubah dari buku pertama, aku mau kasih 3,8 bintang.
Nineteen Eighty-Four - George Orwell

Judul terakhir yang kubaca adalah salah satu novel klasik yang cukup populer yaitu Nineteen Eighty Four. Setelah di tahun lalu aku baca karya lain dari penulis yaitu Animal Farm, yang mana sebenarnya aku kurang suka sih tapi aku mencoba untuk membaca karya lain dari George Orwell, salah satunya adalah judul ini yang juga nggak kalah populer. Dan bisa kubilang setelah selesai membacanya, novel ini juga bergenre distopia-politik yang membuatku berpikir kayaknya penulis ini melekat banget ya dengan topik tersebut. Dan di sini dari apa yang kutangkap novel ini semacam menggambarkan sebuah kehidupan di mana kaum atas alias penguasa semacam merampas hak-hak penduduknya yang membuat penduduknya ini merasa tidak bisa mengekspresikan dirinya sepenuhnya, bahwa apa-apa itu kita harus patuh dan tunduk terhadap kaum atas. Sebuah sindiran yang cukup kentara menurutku dan cukup halus di sini. Dan karenanya aku mau kasih 4 dari 5 bintang untuk novel ini. Lebih tinggi sedikit dari Animal Farm.
Oke itu tadi adalah sepuluh judul yang kubaca di sepanjang bulan April atau di sepanjang bulan Ramadan kemarin. Aku seneng deh akhir-akhir ini jumlah bacaanku meningkat dan divariasi oleh berbagai macam genre dan juga sedikit demi sedikit memenuhi wishlistku. Kamu sendiri sudah baca berapa April kemarin bisa share di kolom komentar di bawah ya! Terima kasih buat yang sudah baca sampai sini dan kita ketemu lagi di blog selanjutnya!
Comments
Post a Comment