Halo semuanya! Balik lagi sama aku di blog ini. Dan kali ini sesuai dengan judulnya aku mau kasih lihat buku-buku yang sudah aku baca di sepanjang bulan Mei ini, yang memang sih jumlahnya lebih sedikit, yaitu 3 buku. Eits! Tapi buku-buku yang aku baca lumayan berkualitas sampai-sampai ketiganya aku kasih rating yang tinggi. Kalau kalian penasaran langsung saja kita mulai.
Anyway aku mau bilang dulu kalau memang di bulan Mei ini aku jarang aktif karena aku sendiri lagi sibuk buat ujian kenaikan kelas nih. Bahkan saat aku membuat blog ini, kondisinya aku lagi ujian sekolah. Jadi aku harap kalian bisa memakluminya ya! Dan hal tersebut juga menjadi alasan kenapa aku di bulan ini hanya baca sedikit buku.
Pangeran Cilik - Antoine de Saint Exupery
Buku ini menceritakan tentang seorang Pangeran Cilik yang istilahnya jatuh ke bumi dan gak bisa kembali lagi ke planet asalnya. Tapi gak sampai situ saja kita nanti akan dipertemukan juga oleh tokoh Pilot yang juga kebetulan terhenti perjalanannya di suatu gurun pasir. Jadi si Pangeran Cilik dan juga si Pilot ini sama-sama bertemu di gurun pasir di Afrika sana. Sampai akhirnya mereka dari sana sama sama mulai mempelajari dan mendalami apa arti hidup yang sebenarnya. Mungkin kamu berpikir: "ah ceritanya bosenin," kamu salah. Kamu bisa baca sendiri untuk membuktikannya ya. Dengan menggunakan narasi 2 sudut pandang, menurutku cukup unik dan menarik serta bikin ceritanya makin bermakna. Sudut pandang orang pertamanya menggunakan sudut pandang dari si tokoh Pilot ini. Sementara sudut pandang orang ketiganya berfokus ke Pangeran Cilik. Di awal cerita kita akan disuguhkan oleh cerita ketika Pilot ini masih kecil dan bagaimana ia memandang orang dewasa. Di sana ia selalu berpikir kalau orang dewasa ini tidak bisa mengerti perasaan anak-anak seusianya. Orang dewasa digambarkan sebagai sosok yang selalu menganggap anak kecil tidak perlu mengetahui apa-apa, dan orang dewasa adalah yang berkuasa. Dan orang dewasa secara tidak sadar selalu melontarkan argumen mereka kepada anak anak kecil yang secara tidak sadar mematahkan semangat mereka. Di sini digambarkan bagaimana si pilot menjadi gugur semangat untuk melukis di saat orang orang tidak menghargai lukisan atau gambarnya itu. hmmm kejadian ini cukup relate ya dengan kehidupan kita, yang mana kebanyakan orang tua istilahnya tutup mata dan telinga gitu ya dengan omongan dan perilaku anak kecil. Hal yang aku suka di sini sebenernya lebih terletak di dialoh antar-tokohnya si. Menurutku pembangun yang kuat di cerita ini adalah dialognya. Dialog yang dilontarkan ini tuh cukup membuat aku merenung dan jadi berpikir gitu loh dan cukup mind-blowing. Dialognya kadang dituliskan secara sederhana kadang juga sampai ganjil gitu, tapi makna dari dialognya ituloh yang membuatku wow. Sementata untuk hal yang gak aku suka mungkin terletak di bagian bahasanya yang aneh atau terjemahannya gitu. Mungkin karena aturan terjemahan aku juga nggak tau, tapi kaya aneh aja gitu terjemahannya. Tata letak katanya tuh kayak gak semestinya ada di situ, paham ga sih? Ya intinya itu aja sih, selebihnya ini udah bagus banget dan makna yang ingin disampaikan cukup menohok banget. Dan atas beberapa pertimbangan aku kasih 4,8 bintang, yang menjadi rating tertinggi di tahun 2021. Kenapa gak dibulatin ke 5 bintang karena minus 0,2 bintangnya itu ada di terjemahan seperti yang sudah kubilang.
Diary of a Rich Kid - Malcolm Mejin
Buku kedua ini sudah pernah aku review di blog sebelumnya yang Review Diray of a Rich Kid ya. Secara singkat buku ini menceritakan tentang tentang anak laki-laki bernama Robin yang memiliki dua orang sahabat yaitu Charlie dan Ken, yang mana mereka bertiga ini adalah crazy rich alias orang-orang tajir melintir atau sultan gitu deh. Hingga suatu hari Charlie punya rencana untuk terbang atau istilahnya pergi dari tempat tinggalnya Kuching ke Bahamas untuk liburan bersama dua orang sahabatnya itu. Karena dia gak pengen lagi untuk tinggal di Kuching karena ada satu kondisi di mana itu membuatnya muak berada di Kuching, namun ternyata rencana mereka justru runyam ketika kondisi yang merekaOke, itu tadi 3 buku yang sudah aku baca di bulan Mei 2021. Dengan jumlah yang sedikit dan alasan yang sudah aku jabarin tadi itu gak membuat aku tetap berkecil hati dengan jumlah buku yang kubaca. Dan aku malah seneng banget karena aku berhasil menembus target bacaanku untuk tahun 2021 di 25 buku. Dan aku juga berhasil meraih membaca 100 buku selama 2 tahun. Bagaimana dengan kamu sendiri baca berapa banyak buku di bulan Mei ini dan apakah target baca tahunanmu sudah terpenuhi, kasih tahu di kolom komentar di bawah ya! Segini dulu untuk blog kali ini sampai ketemu ya!



Comments
Post a Comment